Perlombaan Olah Vokal Nyanyi Paguyuban Seno Cakti 2018

Dengan Nyanyi Kita Rajut Silaturahmi

Untuk mempererat tali silaturahmi warga Paguyuban Seno Cakti (PSC), kembali Pengurus Pusat Paguyuban Seno Cakti selenggarakan Perlombaan Olah Vokal  Menyanyi  dengan tema “Dengan Menyanyi Kita Rajut Silaturahmi” yang berlangsung selama lima hari dari tanggal 18 s/d 22 Februri 2018 bertempat di Gedung Sekretriat PSC Jl Seno Raya Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Ketua Panitia Penyelenggra Lomba Olah Vokal Paguyuban Seco Cakti, Drs Setya Haryana dalam lapornnya mengatakan acara perlombaan lagu keroncong dan popo ini merupakan yang kedua setelah diadakan pada Desember 2017 lalu.

Dijelaskan, jenis perlombaan dibagi dalam dua genre yaitu genre Pop dan genre Keroncong. Proses waktu perlombaan meliputi tehnical meeting, babak penyisihan lago pop, babak penyisihan agu keroncong, final lagu pop dan keroncong, penutupan dan pemberian hadiah. Dewan juri : Jhonny Sulu sebagai ketua/angota dan anggota Sukardi SH MH  dan Drs Sudirman.

Setelah melalui babak penyisihan dan vinal, dari jumlah peserta sebanyak 107 orang, terpilih lima juara lagu Pop untuk pria lima orang dan wanita lima orang. Demikian pula juara Lagu Keroncong untuk pria dan wanita masing- masing lima orang.

Lagu Pop untuk pria juara I Syamsul Effendi, juara II Robby Martin S, juara III Hendriyatno, juara harapan I Achmad Faisal, juara harapan II Patriswara. Untuk wanita juara I Sapta Rahmi, juara II Partinah, jura III Yul Kustantini, juara harapan I Dra Restoeningroem MPd, juara harapan II Amalia Djarot.

Kemudian lagu keroncong untuk pria, juara I Hans Freddy, juara II Yordi Yuduono Pangasih, juara III Woko, juara harapan I Hendriyatno, juara harapan II Jenggirat. Untuk wanita, juara I Herawaty, juara II Marlina Styorini, juara III Mardiyanti, juara harapan I Sapta Rahmi, juara hrapan II Dra Restoeningroem MPd

Yang menggembirakan para peserta beragam usia mulai usia muda hingga usia 80-an tahun, hingga memotivasi kaum muda untuk belajar menyanyi lagu pop dan lagu keroncong untuk melestarikan budaya bangsa Indonesia.

Pengabdian Tiada Akhir

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Paguyuban Seno Cakti, Lejen TNI (Purn) Marciano Noman dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia dan para peserta yang meluangkan waktu hingga berhasil penyelenggaraan perlombaan olah vokal menyanyi ini sebagai upaya melestariakan budaya bangsa Indonesia.

Dikatakan, melalui lomba olah vokal ini kita memberikan tempat bagaimana kita tetap menjunjung tinggi budaya Indonesia, salah satunya lagu keroncong. Lagu keroncong itu apabila tidak dilakukan acara kecil-kecil  seperti ini bisa hilang. Siapa lagi yang akan melestarikan lagu keroncong.

Untuk melestarikan lagu budaya bangsa harus dimulai dari  event  kecil seperti ini. Kegiatan paguyuban ini  merupakan salah satu implementasi dari motto Paguyuban Seno Cakti yaitu Pengabdian Tiada Akhir. Diharapkan pelaksanan program paguyuban ini direncanakan semakin lebih baik ditahun mendatang.

Pada akhir sambutannya belaiau berpesan, marilah kita tidak pernah berhenti untuk mengisi waktu kita dengan kegiatan yang bermanfaat sebagai wujud sumbang sih kita kepada bangsa dan negara, sebagai rasa cinta kepada Indonesia, sebagai rasa bangga kita sebagai warga negara Indonesia.

Semoga Allah SWT  memberikan bimbingan perlindungan kepada kita semua untuk tidak berhenti berbuat baik dari waktu ke waktu yang masih kita miliki. Aamiin Ya Robbal ‘Alamiin.